





Pengunjung hari ini : 32
Total pengunjung : 11899
Hits hari ini : 108
Total Hits : 49915
Pengunjung Online: 4Hari AIDS Sedunia
1 Desember 2011
Pada tanggal 1 Desember 2011, dunia memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) dengan tema “Tiba di Nol: Nol untuk Infeksi Baru HIV. Nol untuk Diskriminasi. Nol untuk Kematian akibat AIDS.”
Tema ini akan dipakai sepanjang peringatan HAS dari tahun 2011-2015. Melalui tema ini, penduduk dunia dipanggil untuk mengupayakan akses yang lebih luas untuk perawatan bagi semua tanpa diskriminasi dan mendorong pemerintah untuk bertindak sesegera mungkin.
Maka pencegahan, perawatan dan kepedulian untuk krisis HIV dan AIDS pun akan semakin tercapai dan sinergis. Diharapkan di tahun-tahun ke depan, penduduk dunia akan semakin peduli terhadap krisis AIDS.
Tindakan paling sederhana yang dapat kita lakukan adalah dengan mempelajari fakta tentang HIV & AIDS dan menerapkannya, menjauhi stigma dan diskriminasi terhadap mereka yang hidup dengan HIV & AIDS (ODHA).
Pada akhir tahun 2010, 34 juta orang tercatat terinfeksi HIV. Sepanjang tahun 1997-2010, terjadi penurunan populasi yang terinfeksi HIV sebesar 21%. Tahun 2010, tercatat 2,7 juta orang yang baru terinfeksi HIV. 390.000 diantaranya adalah anak-anak. (UNAIDS, 2011)
Tahun 2009, diperkirakan 15,7 juta perempuan usia 15 tahun ke atas positif terinfeksi HIV dan 1,4 juta di antaranya mengandung. Hampir 90% dari calon ibu ini tinggal di 22 negara di Afrika Sub-Sahara dan India. (Global Plan towards the Elimination of New HIV Infections among Children by 2015 and Keeping Their Mothers Alive 2011-2015, 2011)
Di seluruh dunia, lebih dari 5 juta populasi usia muda positif terinfeksi HIV. Tahun 2009, penduduk usia 15-24 tahun merupakan 40% dari total jumlah populasi yang terinfeksi HIV. (WHO, 2011)
Saat ini, 36% populasi pria usia muda dan 24% perempuan usia muda yang memiliki pengetahuan komprehensif dan tepat tentang HIV & AIDS yang dapat mencegah mereka dari infeksi HIV. (WHO, 2011)
Tahun 2010, 1,8 juta orang meninggal akibat penyakit terkait AIDS yang mana sebagian besar terjadi di negara-negara miskin dan berkembang. Jumlah ini lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun 2005 yang berjumlah 2,2 juta. (UNAIDS, 2011)
Di negara-negara Eropa Timur dan Asia Tengah, jumlah orang yang terinfeksi HIV meningkat 250% dari tahun 2001 sampai tahun 2010. Di Asia Selatan dan Asia Tenggara, diperkirakan 270.000 infeksi HIV baru terjadi di tahun 2010. (UNAIDS, 2011)
Di akhir 2010, sekitar USD 15 miliar dana tersedia untuk menanggulangi krisis AIDS. (UNAIDS, 2011)
UNAIDS memperkirakan hampir USD 500 juta perlu diinvestasikan setiap tahunnya untuk mencegah penularan HIV kepada anak-anak. (Global Plan towards the Elimination of New HIV Infections among Children by 2015 and Keeping Their Mothers Alive 2011-2015, UNAIDS)
Dana yang dibutuhkan untuk perawatan anak-anak yang terinfeksi HIV di tahun 2011 hampir mencapai USD 60 juta. (Global Plan towards the Elimination of New HIV Infections among Children by 2015 and Keeping Their Mothers Alive
2011-2015, UNAIDS)
April-Juni 2011, jumlah kasus AIDS baru yang dilaporkan adalah 2.001 kasus dari 59 kabupaten/kota di 19 provinsi. (Kementerian Kesehatan-Kemenkes, 2011)
Sampai dengan Juni 2011, jumlah kumulatif kasus AIDS yang dilaporkan dari 33 provinsi dan 300 kabupaten/kota adalah 26.483 kasus. Kasus AIDS terbanyak dilaporkan dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Papua, Bali, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Utara. (Kemenkes, 2011)
Ratio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 3:1. (Kemenkes, 2011)
Proporsi penduduk Indonesia yang mendapat perawatan ARV adalah 20%-39%. (UNAIDS, 2010)
Pelayanan pengobatan ODHA (Orang dengan HIV & AIDS) di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2005 dengan jumlah pengobatan ARV pada akhir 2005 sebanyak 2.381 (61% dari yang pernah menerima ARV). Pada Juni 2011, 21.775 ODHA masih menerima ARV (55,7% dari yang pernah menerima ARV). (Kemenkes, 2011)
Jumlah ODHA yang masih menerima pengobatan ARV tertinggi dilaporkan dari provinsi DKI Jakarta (8.311). (Kemenkes, 2011)
Kematian ODHA menurun dari 46% pada tahun 2006 menjadi 225 pada tahun 2010. (Kemenkes, 2011)
Tema peringatan HAS di Indonesia pada tahun ini adalah “Lindungi Pekerja dan Dunia Usaha dari HIV dan AIDS”, dengan sub-tema “Penanggulangan HIV dan AIDS di Tempat Kerja sebagai Bagian dari Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.” Slogan untuk kampanye adalah : ”STOP HIV dan AIDS, Hapuskan Stigma dan Diskriminasi di Dunia Kerja.”
Pada acara puncak peringatan HAS 2011 tingkat nasional di Lapangan Silang Monas tanggal 27 November 2011 lalu, pemerintah Indonesia mencanangkan kampanye penanggulangan HIV & AIDS ”Aku Bangga Aku Tahu.”