





Pengunjung hari ini : 32
Total pengunjung : 11899
Hits hari ini : 105
Total Hits : 49912
Pengunjung Online: 4Lima Tahun Perjalanan Pusat Krisis Cahaya Mentari
(oleh Lisa Herawati*)
Tanpa terasa pada tanggal 26 September 2011, Crisis Center Cahaya Mentari (CCCM) merayakan ulang tahunnya yang ke-5. Perjalanan yang cukup panjang dan rumit para Pemerhati Anak (PA) telah dilalui, tetapi semangat dan hati yang penuh belas kasihan masih tetap menyala dan menemani langkah mereka untuk terus melayani masyarakat yang membutuhkan.
Tidak ada kegiatan khusus yang di lakukan pada acara ulang tahun kali ini. Para Pemerhati Anak yang tergabung di CCCM merayakannya dengan berkumpul bersama sambil menikmati makan malam dalam suasana penuh keakraban. Ucapan syukur dari Ibu Mariyani Zaenal selaku Ketua Umum CCCM dan doa yang di panjatkan oleh Ibu Monika Sri Sunarti mengawali acara pada malam itu.
Ibu Redatini selaku Pembina CCCM meluangkan waktu untuk hadir dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung CCCM menuju kemandirian. Di tengah-tengah kesibukannya selaku ketua GOW (Gabungan Organisasi Wanita), beliau menyatakan ingin mengadakan pertemuan dua minggu sekali dengan PA untuk memperkuat manajemen CCCM.
Lima tahun telah berjalan, banyak hal yang sudah dilakukan oleh CCCM dalam mendampingi masyarakat. Hal itu membuat CCCM dipercaya oleh instansi-instansi pemerintah seperti Bapemas KB, DinSos, DisPendik, pihak Kepolisian serta stakeholder lainnya (LSM, RT/RW, Kelurahan, Kecamatan, Puskesmas dan Gereja) untuk menjadi nara sumber di sejumlah acara.
Pada tahun ini, mereka mendampingi 5 orang Wanita Pekerja Seks (WPS) secara intens untuk menuntut haknya kepada germo dan akhirnya dapat kembali ke daerah asal (keluar dari profesinya). Mereka juga mendampingi 160 orang WPS untuk mengikuti pelatihan masak, salon dan jahit.
Pihak sekolah juga meminta CCCM untuk memfasilitasi materi tentang kesehatan reproduksi kepada anak-anak SD kelas 4,5 dan 6 sekaligus memberikan pemahaman kepada orang tua mereka tentang pentingnya pendidikan seks di keluarga.
Dalam kurun waktu lima tahun ini, ada 383 kasus yang telah di dampingi oleh CCCM bermitra dengan stakeholder dan lembaga perlindungan anak lainnya. Kasus-kasus tersebut bervariasi dan dampak negatifnya tidak hanya dialami oleh anak tetapi wanita dan laki-laki dewasa.
Crisis Center Cahaya Mentari pada bulan ini juga sedang memulai divisi usaha (pembuatan tas punggung) yang nantinya diharapkan dapat memenuhi biaya operasional CCCM dan memberikan manfaat kepada PA.
Untuk meningkatkan kualitas kerja PA, CCCM telah membuat Standard Operating Procedure (SOP) untuk menegaskan fungsi dan peran manajemen, operasional dan support. Akta Yayasan yang dibuat oleh CCCM masih dalam proses di notaris dan CCCM sudah mulai mendapatkan donasi dari perorangan maupun lembaga.
Apabila ada yang berminat menyalurkan donasinya bisa mengirimkannya melalui Rekening Bank Mandiri Cabang Diponegoro Surabaya, 142-00-1049032-3 atas nama Mariyani.*
-- Selesai --
* Penulis adalah Senior Field Facilitator di ADP Surabaya 2
* Tulisan ini telah di-edit oleh Tim Redaksi tanpa mengurangi makna dari isi tulisan aslinya.